Sunday, 22 November 2015

Kemewahan dalam Genggaman, Asus Zenfone 2 Laser 5.0 ZE500KG

kemewahan dalam genggaman

Kemewahan, merupakan sesuatu yang sangat dicari oleh banyak orang, terlebih lagi orang yang hidup di zaman modern seperti saat ini.

Seandainya kita berpikir sejenak, sebenarnya apa arti dari sebuah kemewahan?

Kemewahan merupakan sebuah sifat yang menggambarkan suatu keindahan yang umumnya memiliki "kelas" tersendiri. Oleh sebab itu, kemewahan ini biasanya ditujukan kepada barang yang memiliki nilai estetika yang tinggi.

Dan kemewahan itu hadir pada sebuah smartphone dengan keindahan yang tiada duanya, yakni ASUS Zenfone 2 Laser 5.0 ZE500KG. Disini kita akan membahas secara menyeluruh tentang kemewahan dan keindahan smartphone yang satu ini.

Keindahan Sebuah ASUS Zenfone




ASUS Zenfone 2 Laser 5.0 ZE500KG ini dianugerahi iF Design Award 2015, karena desainnya sangat inspiratif, inovatif dan tentunya sangat elegan. Bukan hanya itu, smartphone yang satu ini juga menghadirkan sisi - sisi yang ultra tipis sehingga sangat nyaman saat digenggam.

Sisi ultra paling tipisnya yaitu 3.5 mm, yang tentunya mecatat prestasi tersendiri bagi sebuah desain body smartphone. 

Kolaborasi Performa Multimedia dengan Baterai yang Efisien



Zenfone 2 Laser 5.0 ZE500KG ini dilengkapi dengan prosessor yang sangat canggih dari Qualcomm yakni Qualcomm Snapdragon 410. Seperti yang kita ketahui, prossesor Qualcomm saat ini ialah prossesor terbaik dan tercanggih untuk smartphone.

Selain itu, prossesor ini juga sudah mendukung Quad Core 1.2 GHz dengan RAM sebesar 2 GB. Bagi pecinta game khususnya game - game android, anda akan dibuat terkesima karena dengan ASUS Zenfone ini, bermain game terasa menyenangkan tanpa hambatan sedikit pun.

Layar Full HD Sebening Kristal

Smartphone dari ASUS yang satu ini, tidak main - main dalam urusan layar. Mengusung layar dengan kualitas IPS Full HD 1280x720 dengan kerapatan 294 ppi, membuatnya terlihat sangat nyata, bahkan sampai hal - hal detail sekali pun.

Dan juga belum puas sampai disitu, ASUS Zenfone 2 Laser 5.0 ZE500KG ini juga dilengkapi dengan layar antigores Corning Gorilla Glass 4 yang dapat membuat kita tenang dari ancaman goresan maupun layar pecah. 

Full Screen Lamination dengan ASUS TruVivid Technology


Dalam hal kejernihan dan juga kecerahan dalam layar, ASUS juga sudah membuat teknologinya yaitu ASUS TruVivid Technology. Teknologi ini sendiri menggabungkan 4 layar menjadi hanya 2 layar sehingga membuat kita lebih nyaman karena sentuhan yang terasa dekat (lebih responsif).

Selain itu, ada juga technology ASUS Glove Touch. Teknologi ini memungkinkan kita dapat menyentuh layar dengan menggunakan sarung tangan sekali pun!

Teknologi Sonic Master dan ASUS Audio Wizard


Sonic Master merupakan teknologi yang dibuat oleh tim ASUS Golden Ear dengan tujuan untuk membuat anda merasakan sensasi mendengarkan musik yang belum pernah anda rasakan sebelumnya. 

Sedangkan ASUS Audio Wizard sendiri merupakan sebuah smart app yang berfungsi untuk memberikan anda pengalaman audio terbaik dengan Movie Mode, Gaming Mode, Keynote Mode, Music Mode dan juga Smart Mode.

Kamera dengan Pixel Master dan Laser Auto Focus


Kamera yang hadir pada ASUS Zenfone 2 Laser 5.0 ZE500KG memiliki resolusi yang cukup besar yakni 8 MP dengan lensa apertur f/2.0 untuk mengambil gambar dengan hasil terbaik. Smartphone dari ASUS ini juga dilengkapi dengan laser auto focus yang dapat mengatur cahaya dan juga menemukan titik fokus hanya dalam waktu 0,2 detik, terutama pada kondisi yang minim cahaya.

Bukan hanya itu saja, Pixel Master sendiri membawa beberapa mode yang cukup mutakhir seperti Mode Low Light, Mode Backlight (Super HDR) dan juga Mode Super Resolution.

Mode Low Light : Merupakan mode terbaik untuk industri smartphone saat ini, karena memanfaatkan teknologi penggabung pixel yang memungkinkan kita untuk mengambil gambar 400% lebih terang disaat malam hari atau di tempat yang minim cahaya.

Mode Backlight (Super HDR) : Mode yang dapat membuat kita mengambil gambar di area bayangan yang terang walaupun disaat matahari sedang terik.

Mode Super Resolution : Menggunakan teknik pemrosesan gambar tingkat tinggi (Multiframe Fusion Technology) yang dapat membuat foto terlihat super detail. Anda dapat menggabungkan 4 foto 8 MP untuk membuat satu foto yang 4x lebih cerah. Selain itu, anda juga dapat menikmati foto yang lebih detail dan bebas noise hingga resolusi 32 MP

Interface Lebih Memukau dengan ZenUI Terbaru


ASUS ZenUI memiliki 1000+ fitur yang lebih baik dibandingkan dengan interface android pada umumnya. Anda akan merasakan pengalaman baru yang lebih menyenangkan dengan antarmuka yang lebih simple, cerah, indah dan juga user friendly tentunya.

ZenUI ini juga dilengkapi dengan fitur terbaru seperti ZenMotion, SnapView, TrendMicro Security dan ZenUI Instant Updates yang dapat menjamin keamanan privasi dan juga meningkatkan kenyamanan anda.

Spesifikasi Lengkap ASUS Zenfone 2 Laser 5.0 ZE500KG

  1. Platform : Android OS 5.0 Lollipop
  2. Pilihan Warna : Black, Ceramic White, Silver, Sheer Gold, Glamour Red
  3. Display : 5 Inches 1280x720 Full HD, Corning Gorilla Glass 4 
  4. CPU : Qualcomm Snapdragon MSM8916 QuadCore 1.2 GHz
  5. RAM : 2 GB
  6. Storage : 8 GB/16 GB plus 5 GB free lifetime ASUS WebStorage, Slot Micro SD up to 128 GB
  7. Kamera : 5 MP Front Camera (Pixel Master, Auto Focus), 8 MP Rear Camera (Pixel Master, Auto Focus, Wide View)
  8. Konektivitas : WLAN 802.11/b/g/n, USB, Bluetooth V4.0
  9. Navigasi : GPS, GLONASS, AGPS
  10. Sensor : Accelerator, E-Compass, Ambient Light Sensor, Hall Sensor
  11. Audio : Sonic Master, Dual Microphone dengan Noise Cancellation
  12. App : Google App, ASUS Sync, My Cloud, File Manager, My Library, Super Note, BBM and Whats App Ready

Harga ASUS Zenfone 2 Laser 5.0 ZE500KG sendiri ada dua yaitu :

ASUS Zenfone 2 Laser 5.0 ZE500KG (2GB RAM/8GB Storage) : Rp. 1.849.000
ASUS Zenfone 2 Laser 5.0 ZE500KG (2GB RAM/16GB Storage) : Rp. 1.999.000

Dengan harga yang sangat terjangkau, kita dapat memiliki sebuah smartphone mewah dengan kelas premium. Saya rasa, akan menjadi sebuah kesalahan besar apabila kita tidak memasukkan ASUS Zenfone 2 Laser 5.0 ZE500KG ke dalam daftar smartphone idaman kita selanjutnya.

Terima kasih dan semoga bermanfaat untuk anda.

Referensi : http://www.asus.com/id


Menjadi Panitia Politika Brawijaya 2015

Mengikuti kepanitiaan dalam sebuah acara sepertinya menarik. Itu yang terbayang dalam pikiranku. Ketika semester satu dan dua aku tidak mengikuti kegiatan organisasi sama sekali. Aku ingin mendapat pengalaman berorganisasi. Meski hal tersebut menyita waktu luangku untuk bersenang-senang. Bermalas-malasan, tidur-tiduran sambil membaca buku. Aku sebenarnya jadi jarang membaca buku karena mulai sibuk dengan berbagai kegiatan.

(Ini poster acaranya)

Pertama kali aku melihat poster acara Politika Brawijaya, bagus posternya. Kemudian aku melihat ada open recruitmen menjadi panitia. Aku langsung daftar dan memilih dua divisi. Satu divisi Liaison Officer (LO) dan satu lagi divisi kestari. Alasan aku memilih dua divisi itu, untuk divisi LO aku sama sekali nggak tahu itu job desknya gimana. Kalau kestari sepertinya berhubungan dengan surat-menyurat. Oh iya, sebetulnya aku mendaftar di dua acara lain, dan dua-duanya diterima divisi kestari. Saran dari aku, divisi kestari tidak menantang, untuk kamu yang suka tantangan aku tidak merekomendasikan divisi ini.

Aku menjalani screening yang dilakukan oleh wakil ketua pelaksana. Intinya jawab pertanyaan dengan jujur. Kalau tidak tahu, bilang tidak tahu. Beberapa pertanyaannya kritis, dan bahkan aku diajukan kasus-kasus yang akan terjadi di lapangan. Aku berharap besar semoga bisa lolos menjadi panitia di acara Politika Brawijaya 2015. Seminggu kemudian ada pengumuman. Dan alhamdulillah aku lolos jadi panitia divisi LO. 

Politika Brawijaya 2015 adalah kompetisi debat nasional dan juga ada seminarnya. Aku pertama kali ikut rapat besar. Dari divisi LO tidak sampai setengahnya yang datang. Minggu berikutnya malah semakin sedikit yang datang. Padahal divisi LO anggotanya paling banyak. Baru awal-awal disuruh mencari kontak presma seluruh universitas di Indonesia. Bukannya ini tugas humas? Ketua divisi LO juga menghilang. Lalu digantikan oleh mas Haniful namanya. Kesibukannya bukan main, malah sepertinya dia lebih sibuk daripada aku. Anggota divisi LO punya kesibukan masing-masing, makanya banyak yang tidak datang pas rapat. Aku mencoba berpikir positif.

Aku yang sibuk saja bisa datang, kenapa yang lain tidak? Aku tetap berpikir positif. Ketuanya yang sibuk sekali saja bisa datang, kenapa yang lain tidak? Lagi-lagi aku tetap berpikir positif. Divisi danus belum mendapat sponsor. Ketua pelaksana dan wakilnya tampak gelisah. Aku bertanya kepada kapelnya ketika h-7 acara, "apakah sudah dapat sponsor?" Jawabannya, "belum". Acara sebesar ini belum dapat sponsor. Aku tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi.

Hari pertama aku datang jam lima pagi di gedung rektorat. Ada briefing panitia sebelum acara dimulai. Aku menjemput langsung timku ke hotel griya UB. Tidak ada pantia yang menjemput langsung kecuali aku. Karena memang peserta harus datang sendiri ke gedung rektorat. Timku berasal dari Surabaya, yaitu Universitas Airlangga (UNAIR). Sebetulnya aku ada dua pilihan UNAIR atau UNIV 17 Agustus. Aku terserah pilih yang mana. Akhirnya aku menjadi LO tim UNAIR. Satu cewek dan dua cowok. Yang cewek sudah sangat siap, yang cowok belum. Kami kemudian berangkat menuju gedung rektorat.

Technical meeting dijelaskan peraturannya, tim-tim yang akan bertanding dan sebagainya, langsung aku skip. Kami lalu menuju ruangan yang sudah di sediakan. Di dalam ruangan itu aku menjadi moderator dan temanku divisi LO menjadi time keeper. Di dalam ruangan kelas itu, ada juri, ada timku dari UNAIR dan tim temanku dari STIKES YARSI Mataram. Aku baru tahu debat itu seperti apa ketika menyaksikannya langsung. Seru sekali, aku jadi ingin mengikuti kompetisi debat. 

Menit pertama satu ketukan, tandanya diperbolehkan interupsi atau bertanya. Menit keempat satu ketukan, tandanya interupsi sudah tidak diperbolehkan. Menit kelima dua ketukan. Lima menit dua puluh detik, ketukan berkelanjutan, ketuknya berkali-kali, tapi pelan-pelan. Interupsi waktunya hanya 15 detik. Oh iya, sebelum debat ada case building selama lima belas menit. Mosinya diberikan sebelum case building.

Setelah debat kami keluar ruangan sambil menunggu hasil dari juri. Selang beberapa menit kami masuk ke dalam ruangan. Juri kemudian menjelaskan tentang hasil debatnya dan saran-saran untuk kedua tim. Kemudian diputuskan pemenangnya tim UNAIR, yeay! Aku merasa senang sekali timku yang menang, meski aku hanya sebagai LO-nya. Debat kedua di mulai sore sehabis makan siang. Peserta makanannya nasi kotak, panitia makannya nasi bungkus yang isinya sedikit sekali. Katanya untuk menghemat dana.

Debat kedua kali ini aku menjadi time keeper. Lawannya dari Universitas Indonesia (UI). Debat berlangsung seru. Setelah debat berakhir kami keluar ruangan untuk menunggu keputusan juri. Aku mengambil hasil skor dari juri, lalu membawanya ke ketua juri. Kemudian aku masuk dan mendengar keputusan juri. Aku tidak tahu siapa yang menang. Tetapi sepertinya timku yang menang. Aku tidak menanyakannya, biarkan waktu yang menjawab.

Selesai acaranya jam delapan malam. Untuk acara hari ini, tidak terlalu molor, masih bisa dikatakan tepat sesuai rundown acara. Habis acara masih ada rapat evaluasi sampai jam sepuluh. Aku pulang jalan kaki lelah sekali. Besoknya berangkat lagi jam lima pagi. Sebelum dimulai acaranya ada briefing panitia. Debat lagi, kali ini saya menjadi moderator. Lawannya dari Universitas Padjajaran (UNPAD). Seru sekali, ini yang membuat saya tertarik untuk ikut kompetisi debat. Skip, langsung hasilnya, tim saya yang lolos, yippi..

Dari total 30 tim, hanya 12 tim yang masuk ke babak selanjutnya. 4 tim sudah dipastikan lolos. 8 tim bersaing memperebutkan kuota 4 tim untuk babak selanjutnya. Dan timku ada di 4 tim yang teratas keren sekali. Tapi tidak enaknya harus menunggu tim yang lain bertanding. Aku benci menunggu. 8 besar sudah diumumkan. Timku melawan tim UB. Pikiranku sudah tidak enak. UB-kan tuan rumah, pasti dia yang menang. Tapi aku mau timku yang menang.

Debat kali ini aku menjadi moderator lagi. Meski pun lelah karena belum makan dari pagi, aku tetap berpura-pura terlihat semangat. Ada perbedaan pada debat kali ini. Di dalam ruangan ada penonton, wow. Debat berlangsung seru sekali. Tinggal satu langkah lagi menuju semi final. Tetapi ketika pengumuman, jleb. Tim UB yang lolos. Aku sedih, kecewa. Timku sepertinya juga sedih meski mereka tidak memperlihatkannya. Timku pun ingin pulang, tetapi aku tidak bisa bawa motor. Aku minta divisi transko, katanya mereka nggak menyediakan layanan antar jemput peserta. Aku sedih sekali, ada perasaan nggak enak. Sudah kalah, tidak diantar pulang.

Senin, hari terakhir. Semoga kamu belum bosan baca sampai sini, boleh istirahat dulu kok. Hari ini ada seminar nasional dan final debat. Semi finalnya, UI ketemu UNPAD, sama UI ketemu UB. Dan hasilnya, UB lawan UNPAD. UI tidak ada yang lolos, kasihan sekali. UNPAD dan UI yang timnya paling banyak ikut kompetisi debat kali ini. Skip langsung pemenangnya adalah... Tim UB. Selamat UB dapat hadiah juara pertama dan selamat juga untuk UNPAD juara kedua, selamat untuk UI juara ketiga.

Seminar nasionalnya gagal karena walikota Bogor berhalangan hadir. Diganti dengan talkshow yang menurut saya tidak menarik. Kemudian ada penampilan Indra Idol yang kacau kalau saya bilang. Dia nyalahin soundsystemnya, tapi menurutku dia juga nggak terlalu bagus nyanyinya kok. Aku juga nggak tahu dia siapa, kamu tahu Indra Idol nggak? Kalau nggak tahu, kita sama.

Setelah talkshow ada bis wisata Malang. Bisnya tingkat dua dengan atap terbuka. Aku naik ke atas, menikmati pemandangan. Tapi karena diatas mulai penuh, aku pindah ke bawah. Kami jalan-jalan keliling Malang. Lewat jalan Ijen, melewati stasiun, kemudian sampai di toko oleh-oleh yang mirip seperti toko swalayan. Kemudian terakhir tujuan kami menuju stasiun untuk mengantar peserta.

Bisnya persis kayak gini

Pengalaman menjadi panitia merupakan pengalaman yang menarik. Karena aku bisa belajar dan mengerti bagaimana berjalannya suatu organisasi. Bagaimana bekerja sama dengan orang lain. Bagaimana menjadi pribadi yang lebih baik. Intinya pengalaman merupakan sesuatu yang berharga dan aku bisa belajar darinya.

Tuesday, 10 November 2015

Cara Efektif Menghilangkan Rasa Mengantuk Pada Saat Seminar



Pada saat seminar, biasanya kalau sudah terlalu lama saya merasa mengantuk. Seminar memang terkadang membosankan dan membuat ingin tidur, jika tidak ada sesuatu yang menarik. Saya akan memberikan tips bagaimana menghilangkan rasa mengantuk pada saat seminar:

1. Makan

Kalau ada snack yang dibagikan oleh panitia, hal tersebut bisa mengatasi rasa kantuk. Tapi kalau bisa tidak perlu di simpan. Kalau dikasih oleh panitia, langsung dihabiskan saja, supaya bisa konsentrasi menyimak apa yang akan disampaikan oleh pemateri.

2. Minum

Minum membuat fokus, ada iklannya kan? Apalagi jika minumannya rasanya berbeda, kayak ada manis-manisnya. Minum menyegarkan pikiran. Minum air putih lebih baik daripada minum teh atau minuman bersoda.

3. Duduk di depan

Ini tips untuk yang datang ke seminar tepat waktu, bahkan sebelum seminar di mulai karena saking rajinnya. Bagus kalau anda salah satunya. Tipsnya yaitu dengan memilih tempat duduk di depan, kalau bisa pilih tempat duduk di belakang pemateri. Meskipun ini tidak menjamin akan menghilangkan rasa kantuk.

4. Bertanya



Ini tips terakhir yang butuh keberanian untuk mencobanya. Tapi ini juga merupakan tips paling efektif dalam menghilangkan rasa kantuk. Saya pernah bertanya di seminar dengan jumlah peserta mencapai lebih dari seratus orang. Saya mengangkat tangan tidak tahu apa yang ingin di tanya. Saya mengangkat tangan dengan kepala tertunduk.

Saya pikir yang lain yang akan di pilih. Ternyata dugaan saya salah, malah saya yang dipilih. Saya belum buat pertanyaan tapi sudah angkat tangan, apakah kamu sudah pernah mencoba seperti yang saya lakukan? Belum ada pertanyaan tapi sudah angkat tangan. Rasanya deg-degan, nervous, tetapi saya tetap berpikir positif. Saya bertanya, kemudian duduk. Setelah itu tidak ada lagi rasa kantuk.

Terima kasih dan semoga bermanfaat untuk kamu.