Thursday, 21 January 2016

Ide-ide Kreatif Hiasan Dinding


(image source from: pixabay.com)

Rumah merupakan cerminan dari para penghuninya. Rumah yang cantik dan bersih tentu menjadi idaman setiap orang. Agar hunian rumah anda menjadi unik dan menarik, berbeda dengan yang lainnya, ada banyak cara yang bisa dilakukan. Misalnya tata interior rumah, memilih warna cat, maupun menggunakan hiasan dinding yang membuat tampilan rumah menjadi berbeda.

Nah, jika zaman dulu biasanya dinding rumah sekadar memakai bingkai foto supaya tidak tampak monoton, saat ini ada banyak cara yang bisa anda lakukan untuk membuat hiasan dinding sendiri. Anda bahkan bisa memanfaatkan barang-barang bekas yang menumpuk di rumah. Berikut ada tiga ide kreatif yang bisa anda tiru:


(image source from: pixabay.com)

Motif daun di dinding

Bawa suasana asri nan hijau di rumah anda dengan membuat motif dedaunan sebagai hiasan dinding. Alat dan bahan yang digunakan pun sangat mudah di dapatkan antara lain:

1. Pylox hijau
2. Gunting
3. Kertas karton duplex
4. Penggaris
5. Lem
6. Pensil

Setelah menyiapkan alat dan bahannya, berikut tahapan yang harus anda lakukan:

1. Buatlah pola secukupnya dengan ukuran lebar 3 cm dan panjang 10 cm pada karton duplex

2. Pembuatan pola selesai

3. Gunting pola tersebut dan bentuk lengkungan, satukan kertas yang sudah dipotong

4. Pola dilem dan disatukan

5. Jika pola sudah terkumpul banyak, selanjutnya susun pola-pola itu dan buatlah motif seperti daun

6. Semprotkan menggunakan pewarna

7. Biarkan karton duplex mengering kemudian pasang di tempat yang anda inginkan


(image source from: pixabay.com)

Manfaatkan kepingan dan kotak CD bekas

Anda memiliki banyak koleksi CD yang sudah rusak dan tidak di dengarkan lagi? Daripada dibiarkan begitu saja, anda bisa memanfaatkannya untuk menghias dinding rumah. Sebelumnya buat pola yang anda sukai lebih dulu, seperti insial nama anda, nama orang terkasih, maupun tanggal penting, lalu kemudian menempelkan kepingan CD tersebut menggunakan lem alteco.

Selain itu, kotak CD pun bisa anda pakai. Caranya mudah, cukup mengganti sampul CD itu dengan foto-foto atau gambar-gambar yang anda inginkan, kemudian tempelkan di dinding dan susun supaya terlihat artistik.



Kertas-kertas berbentuk polkadot

Kertas warna anak-anak rupanya bisa anda manfaatkan. Anda hanya membutuhkan kertas warna, penggaris dengan pola lingkaran, dan lem. Setelah itu, tentukan tempat-tempat yang ingin anda tempeli dengan post-it dan bentuk pola lingkaran sebanyak yang anda inginkan. Bila sudah selesai, anda cukup tempelkan dan dinding rumah yang tadinya polos pun berubah menjadi terlihat artistik. 

Itu tadi ide yang dapat anda terapkan di rumah. Sebelum membuatnya, sesuaikan juga dengan kepribadian anda. Semoga anda dapat membuat hiasan dinding yang menarik.

Terima kasih, semoga bermanfaat untuk anda.

5 Desain Rumah yang Populer di Tahun 2015

(image source from: pixabay.com)

Tahun 2015 sudah berakhir. Tentu jual rumah yang sempat populer beberapa tahun kemarin berganti dengan tren baru di tahun 2016. Nah, dari beberapa survei yang sudah di dapatkan perihal lima tren desain yang paling banyak dicari tahun lalu. Kira-kira seperti apa tren tersebut? Berikut daftarnya.


(image source from: pixabay.com)

Segala hal yang berbau emas

Segala hal yang berbau retro dengan warna keemasan memang sempat hadir di tahun lalu. Pada tahun 2015, pemilik rumah tidak lagi terbatas pada perak atau perlengkapan stainless steel dan bebas mencampur dan membuat tabrakan dengan emas.


(image source from: pixabay.com)

Desain kulit sapi

Kulit sapi tidak hanya digunakan untuk keperluan pakaian saja, tapi juga untuk keperluan desain rumah. Hal ini disebabkan kulit sapi memiliki aksen yang ideal untuk dipakai pada perabotan rumah seperti bantal, karpet, selimut dan sebagainya.


(image source from: pixabay.com)

Segala hal yang beraksen biru

Biru memang menjadi warna yang sempurna dan melengkapi hal-hal yang diperlukan untuk rumah. Warna yang meneduhkan dan hangat ini memang sering dipakai untuk penghias dinding dan ruangan yang ada di rumah anda. Apalagi kalau melihat warna biru, anda seakan sering melihat laut yang menenangkan diri.


(image source from: pixabay.com)

Unsur-unsur modern abad pertengahan

Suasana abad pertengahan dulu, sempat menjadi tren beberapa tahun yang lalu karena terasa antik dan bersejarah. Mulai dari arsitektur untuk furnitur sampai beberapa hal yang tentu membawa keindahan tersendiri pada desain rumah.

Namun, unsur abad pertengahan tidak bisa digunakan oleh banyak pemilik rumah. Anda harus berhati-hati dalam "menaruh konsep" tersebut, supaya tidak terkesan memaksa dan jelek saat mengaplikasikannya.

Itulah tadi tren desain rumah yang sempat menjadi tren di tahun 2015. Tentu saja tren tersebut saat ini sudah jauh berbeda dan berubah dibandingkan dengan tahun sebelumnya dan di tahun yang akan datang. 

Dekorasi Rumah Dengan Memanfaatkan Botol Bekas

(image source from: pixabay.com)

Anda pasti percaya-kan kalau cantik tidak harus mahal. Begitupun ketika anda ingin melakukan dekorasi rumah. Sebagai pemiliki rumah, tentu anda ingin hunian rumah lebih indah dan cantik. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan menghias rumah.

Namun, bagi anda yang mempunyai kreativitas tinggi, tak ada salahnya membuat sendiri hiasan rumah dengan memanfaatkan barang bekas di rumah. Caranya dengan menyulap barang bekas menjadi barang yang artistik. Bagaimana cara memanfaatkan botol untuk dekorasi rumah? Berikut rangkumannya.


(image source from: pixabay.com)

Vas Bunga

Salah satu cara yang paling mudah dalam memanfaatkan botol plastik untuk dekorasi rumah adalah vas bunga yang dibuat dari botol bekas. Caranya mudah sekali, anda hanya tinggal membubuhkan cat ke atas botol lalu menambahkan goresan maupun stiker pada badan botol. 

Bila merasa repot, anda pun bisa membiarkan botol seperti  apa adanya hanya dengan mengelupas merek kemasan yang menempel. Jika botol ingin dijadikan vas untuk bunga-bunga hidup, jangan lupa menambahkan beberapa bagian air pada botol. Jika botol dijadikan vas untuk bunga imitasi, anda bisa menambahkan pasir dan bebatuan berwarna.


(image source from: pixabay.com)

Accent Lamp

Cahaya dari bola lampu yang terlalu kuat tentu saja bisa mengakibatkan ketidaknyamanan bagi para penghuninya. Maka anda bisa membuat sendiri lampu accent dari botol bekas untuk mempercantik dekorasi rumah. Hal ini dapat menurunkan cahaya di dalam ruangan. Cara membuatnya cukup mudah, anda hanya perlu memotong bagian yang ada di bawah botol, kemudian masukkan bola lampu atau lilin di dalamnya.


(image source from: pixabay.com)

Lampu tempel atau obor

Ciptakan kondisi ruangan ala tempo dulu dengan menggunakan obor atau lampu tempel dari botol bekas. Caranya masukkan minyak tanah atau minyak goreng ke dalam botol. Kemudian tambahkan sumbu kompor minyak. Jangan lupa untuk membuat tatakan sebagai tempat menaruh botol.


(image source from: pixabay.com)

Hiasan taman

Selain dekorasi rumah, botol bekas juga dapat dimanfaatkan untuk hiasan taman agar menambah keindahan taman rumah anda. Hal yang bisa anda lakukan adalah isi botol dengan pupuk dan tambah air. Gunanya sebagai media tanam tanaman anda nantinya. 

Caranya cukup mudah-kan? Dengan sedikit kreativitas, anda pun dapat membuat dekorasi rumah sendiri menggunakan botol bekas sekaligus juga mengurangi global warming.


(image source from: pixabay.com)


Terima kasih, semoga bermanfaat untuk anda.

Thursday, 7 January 2016

Kerja di Perpustakaan

(illustration, image source from: pixabay.com)

Minggu lalu saya bekerja di perpustakaan. Sekarang sudah selesai bekerjanya. Ternyata kuliah sambil bekerja itu melelahkan. Apakah bekerja di bayar? Iya, uangnya menurut saya besar sekali bagi saya yang belum pernah mendapat gaji. Meski "yang lain" bilangnya sedikit karena tidak sesuai dengan pekerjaannya. Tapi, tidak masalah bagi saya.

Saya bekerja bukan hanya untuk uang, saya bekerja untuk mendapat pengalaman. Bekerjalah tidak sesuai dengan gaji, maksudnya bekerja melebih dari gaji yang ditetapkan. Dengan begitu, kita akan "pantas" untuk mendapat gaji yang lebih tinggi. Gaji itu bukan untuk ditabung, tapi untuk dibayar lebih tinggi. 

Saya berhenti bekerja karena ingin lebih fokus kuliah. Karena bekerja, saya jadi jarang punya kesempatan untuk membaca banyak buku. Membuat saya hanya bisa sedikit membaca buku, mungkin sepuluh sebulan. Sekitar dua bulan saya telah bekerja di perpustakaan. Menurutmu, kerja itu yang enak dimana dan seperti apa?