Monday, 21 November 2016

Lebih Teliti Lagi Menanggapi Serba-serbi Promo Harbolnas 2016

Image from pixabay.com

Diskon besar-besaran tentunya menjadi momen belanja yang paling dinantikan oleh masyarakat. Mengingat nantinya Anda bisa memborong banyak barang dengan harga yang relatif terjangkau. Salah satu momen yang bisa Anda nantikan belakangan ini ialah Promo Harbolnas. Tentunya Anda pasti sudah tak asing lagi dengan nama Harbolnas sendiri. Harbolnas ialah sebuah ajang dalam memperingati hari belanja online nasional, yang jatuh pada tanggal 12 Desember. Tentunya akan ada banyak tawaran menarik yang bisa Anda dapatkan, diantaranya potongan harga yang super besar.

Image from pixabay.com


Setidaknya Anda bisa memilih salah satu toko online yang terpercaya untuk memborong semua jenis kebutuhan. Namun juga harus diingat sebagai konsumen Anda harus cermat dalam melakukan pembelian. Mengingat sama halnya dengan tawaran barang diskon secara langsung, Harbolnas ini seringkali juga menipu. Barang-barang yang dijual misalnya, sudah tak layak pakai atau tengah memasuki masa kadaluarsa. Akan jauh lebih merugikan jika diskon yang ditawarkan tersebut adalah fiktif.

Keberadaan diskon fiktif ini memang sering terjadi ketika Promo Harbolnas tiba. Dimana penjual memang sengaja menawarkan potongan harga yang sangat tinggi. Namun sejalan dengan itu harga asli barang juga dinaikkan. Fenomena inilah yang seringkali membuat masyarakat resah untuk berbelanja di momen Harbolnas. Karena sebenarnya harga ketika tengah diskon maupun tidak, harganya sama saja. Sebenarnya potongan harga atau diskon sendiri terbagi atas beberapa jenis, berikut diantaranya yang perlu Anda ketahui:

a.) Prosentase harga, jenis yang satu ini tentunya paling sering Anda jumpai tak hanya pada penjualan secara online melainkan juga langsung. Nantinya Anda sendiri sebagai konsumen harus menghitung prosentase yang diberikan untuk potongan harga, nilainya beragam mulai dari 15 hingga 90 % ada, khususnya pada momen-momen big sale.

b.) Potongan harga dengan nilai yang telah ditetapkan, untuk jenis yang satu ini konsumen tak harus menghitungnya sendiri. Karena secara langsung telah tertera angka dengan jelas, misal pembelian diatas 200 ribu rupiah akan diberikan bonus dalam bentuk kupon senilai 50 ribu rupiah, namun ada ketentuan tambahan, kupon hanya dapat digunakan untuk membeli barang-barang dengan harga tertentu hanya pada hari itu.

c.) Harga grosir, harga grosir umumnya dilakukan oleh beberapa jenis toko yang tak begitu populer, atau tak memiliki brand yang terkenal. Dimana nantinya pembelian dalam jumlah banyak lebih dari 3 buah misalnya akan dapat potongan harga tertentu, sesuai dengan harga grosirannya. 

d.) Harga coret, banyak dijumpai umumnya pada beberapa situs jual beli online, dimana nantinya konsumen akan dapat harga diskon dengan catatan berbelanja di hari-hari tertentu saja. Untuk harga coret ini sendiri memang tak begitu banyak diberlakukan, kecuali pada saat-saat penting seperti big sale. 

e.) Pengiriman gratis, jangan salah karena ternyata gratis ongkir sendiri termasuk bagian dalam potongan harga. Beberapa situs jual beli memberlakukan sistem tersebut. Dimana tak peduli sejauh apa wilayah dimana Anda tinggal, jika membeli produk sana nantinya biaya pengiriman nol rupiah alias gratis. Konsumen hanya membayar biaya barang saja.

f.) Kombinasi fitur, hal ini seringkali dilakukan untuk menarik perhatian konsumen. Umumnya digunakan untuk pembelian produk-produk gadget dan juga kebutuhan rumah tangga. Dengan memberikan stempel beli satu barang, maka gratis produk lainnya. Sudah dipaket satu menjadi satu dengan harga yang berbeda-beda. 

Semuanya cukup menguntungkan, salah satunya bisa Anda dapatkan di Promo Harbolnas tahun ini. Terima kasih sudah membaca, semoga bermanfaat untuk Anda.